Pragmatik dan Pengaruhnya dalam Komunikasi Sehari-hari

August 31, 2025

Pengenalan Pragmatik

Pragmatik adalah salah satu cabang linguistik yang mempelajari makna dalam konteks komunikasi. Dalam komunikasi sehari-hari, pragmatik berperan penting dalam membantu kita memahami maksud di balik kata-kata yang diucapkan. Berbeda dengan sintaksis yang lebih fokus pada struktur kalimat dan morfologi yang berkaitan dengan bentuk kata, pragmatik meneliti bagaimana konteks dan situasi memengaruhi pemahaman makna. Misalnya, saat seseorang mengatakan “Kamu sudah makan?” dalam suasana santai, pertanyaan tersebut bisa dimaknai sebagai bentuk keperhatian atau bahkan ajakan untuk makan bersama. Dari sini, kita bisa melihat betapa pentingnya konteks dalam menjelaskan komunikasi.

Implikatur dan Makna Tersirat

Dalam pragmatik, kita sering mendengar istilah yang disebut sebagai implikatur. Implikatur adalah makna yang tidak diungkapkan secara langsung tetapi bisa dipahami dari konteks. Sebagai contoh, jika seseorang mengucapkan, “Hari ini cuacanya cerah, ya?” saat duduk bersama teman yang terlihat tidak bersemangat, mungkin maksudnya adalah mengajak teman tersebut untuk keluar dan menikmati hari. Dalam contoh ini, pernyataan tentang cuaca tidak hanya sekadar informasi, tetapi juga memiliki makna tersirat tentang harapan untuk merubah suasana hati temannya.

Peran Konteks dalam Komunikasi

Konteks adalah elemen penting dalam pragmatik yang memengaruhi cara kita berkomunikasi dan memahami pesan. Pada saat berkomunikasi, kita tidak hanya memperhatikan kata-kata yang diucapkan, tetapi juga situasi, tempat, dan hubungan antara peserta komunikasi. Misalnya, di dalam sebuah lingkungan formal seperti kantor, cara berkomunikasi tentu berbeda jika dibandingkan dengan saat kita berbincang-bincang dengan teman di kedai kopi. Dalam situasi formal, kita cenderung lebih berhati-hati dalam memilih kata dan menggunakan bahasa yang lebih sopan. Sebaliknya, dalam suasana santai, kita lebih bebas menggunakan bahasa gaul yang akrab.

Pragmatik dalam Aktivitas Sehari-hari

Aktivitas sehari-hari kita dipenuhi dengan contoh penggunaan pragmatik. Saat seseorang meminta bantuan dengan ucapan, “Bisakah kamu membantuku sebentar?” di tempat kerja, kalimat tersebut tidak hanya berfungsi sebagai permintaan, tetapi juga menunjukkan rasa saling menghargai dan kerjasama. Dengan menggunakan bahasa sopan dan menyertakan kata “bisakah”, seseorang menciptakan lingkungan komunikasi yang positif. Selain itu, penggunaan ungkapan sehari-hari seperti “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih” adalah bagian dari norma sosial yang melibatkan pragmatik, mengingat nilai-nilai budaya yang memengaruhi interaksi antarindividu.

Variasi Bahasa dan Pragmatik di Berbagai Budaya

Pragmatik juga sangat dipengaruhi oleh budaya. Misalnya, dalam budaya Indonesia, penggunaan bahasa dan ungkapan menyesuaikan dengan konteks sosial, termasuk hierarki dan posisi. Dalam interaksi dengan orang yang lebih tua, kita biasanya lebih menghormati dengan menggunakan bahasa yang lebih formal. Contohnya, saat berkomunikasi dengan orang tua atau atasan, kita akan mengatakan “saya” daripada “aku” untuk menunjukkan rasa hormat. Lain halnya di budaya lain, di mana kesetaraan dalam komunikasi mungkin lebih ditekankan.

Kesalahan Interpretasi dalam Komunikasi Pragmatik

Salah satu tantangan dalam pragmatik adalah kesalahan interpretasi yang sering terjadi. Terkadang, seseorang bisa salah memahami maksud orang lain karena kurangnya konteks atau perbedaan budaya. Misalnya, jika seseorang berkomentar, “Kamu pasti sibuk,” bisa jadi orang yang mendengarnya merasa tersindir atau merasa tidak dianggap. Namun, maksud pengucap bisa jadi hanya ingin menunjukkan kepedulian. Kesalahpahaman ini bisa menyebabkan ketegangan atau konflik yang sebenarnya tidak diperlukan. Oleh karena itu, kesadaran akan konteks dan implikatur sangat penting dalam menjaga kelancaran komunikasi.

Dalam kehidupan sehari-hari, pemahaman pragmatik memungkinkan kita berinteraksi dengan lebih efektif dan harmonis. Dengan menyadari elemen-elemen yang terlibat dalam komunikasi, kita dapat menciptakan hubungan yang lebih baik dengan orang-orang di sekitar kita.